Tips Ampuh Agar Anak Cepat Bicara. Bunda Harus Baca!

Anak cepat bicara menjadi kebanggaan tersendiri bagi orang tuanya. Meski demikian, tidak semua anak cepat berbicara. Ada anak yang terkadang lambat dalam hal berbicara. Anak-anak seusianya sudah ada yang lancar bicara, sementara ia sendiri masih babebo.
Sejak anak lahir, ia sudah bisa mendengar dan mengerti suara yang ada di sekitarnya, terutama suara ibunya. Walau bayi belum bisa menjawab dengan kata-kata, tetapi ia dapat menyatakan perasaannya, misalnya dengan cara menangis, tertawa, tersenyum, berteriak, menggerakkan bibirnya, bersuara, menggerakkan tangan, kaki, atau kepalanya.

Nah, agar anak bisa cepat bicara, ada banyak cara mudah dan ampuh yang dapat orang tua lakukan.

1. Melatih Anak Berbicara

Agar anak terangsang kemampuan bicaranya, orang tua terutama ibu sebaiknya mengajak anak berbicara, dengan penuh kasih sayang dan kepedulian. Meski anak belum paham sepenuhnya, apalagi menjawab omongan bunda, setidaknya anak Anda mengerti dan terangsang kemampuan bicaranya. Sebagai contoh, kalau anak sedang nangis, bunda bisa ngomong, “Eh, dedek haus ya?”, atau “Dedek mau susu? Bunda buatin yak”, dan sebagainya.
Kalau bunda bekerja di siang harinya, bunda bisa menyatakan perasaan pada dedeknya ketika sudah pulang. Misalnya dengan mengatakan, “Dedek, mamah pulang. Mamah kangen banget sama dedek.” Atau “Tadi mamah di kantor ingat adik terus. Mmmuach, mamah sayang sama adik.”
Tidak hanya itu, masih banyak cara lain yang bisa bunda lakukan untuk mengajak dedek bicara, misalnya saat dedek rewel, digigit nyamuk, atau lagi pilek. Bunda juga bisa bercerita tentang apa saja yang bunda lakukan dan alami hari itu, bisa juga tentang benda-benda yang ada di sekitar, kegiatan yang dilakukan pada bayi, mulai mandi, makan, minum susu, dan sebagainya. Poin pentingnya adalah ajaklah bicara si dedek terus-menerus. Sekalipun ia tidak bisa menjawab, yakinlah bahwa dedek menyimpan semua yang bunda katakan di dalam memorinya yang luar biasa.

2. Dengarkan suara anak dan berilah respons

Di saat tertentu, bayi atau anak bicara atau bersuara (walaupun tidak jelas), segeralah bunda menoleh dan memandang ke arahnya. Kemudian mendengarkan suara bayi atau anak seolah-olah kita mengerti maksudnya.
Cobalah bunda pandang matanya, tirukan suaranya, kemudian berikan respons atau jawaban, seolah-olah bunda mengerti suara bayi dan bayi mengerti ucapan bunda. Contohnya, na-na-na-na …, ma-ma-ma-ma…, kenapa, sayang ? Haus ya? Minta susu? Dan sebagainya.

3. Bermain sambil berbicara

Bermain dengan bayi penting untuk bunda lakukan. Misalnya dengan cara main petak umpet. Bunda bilang, “ciluuuuuukk…,”(muka ditutup bantal atau tangan) beberapa detik kemudian, bantal ditarik ke samping sembari berucap, “baaaaaa!!”.
Bunda juga bisa bermain seolah sedang bermain pesawat mainan atau burung mainan sambil berbicara atau bernyanyi. Bunda bisa mulai berbicara, “Ngeeeeeng…ngeeeeeng, pesawatnya mau terbang neh…,” dan seterusnya.
Kalau ada boneka, bunda bisa bermain-main dengan dedek menggunakan boneka. Buatlah seolah-olah boneka bicara pada bayi.

4. Bernyanyi sambil bermain

Tips selanjutnya adalah bunda bernyanyi sambil bermain dengan si dedek. Misalnya pake lagu yang sudah umum di masyarakat, “Pok-ame ame, belalang kupu-kupu, siang makan nasi, malam-malam minum cucu.”
Atau lagu “Cecak-cecak di dinding, diam-diam merayap, datang seekor nyamuk, ..hap! lalu ditangkap.” Atau lagu lainnya, “Dua mata saya, hidung saya satu, (sambil menunjuk atau menyentuh mata dan hidung), dan seterusnya.
Memutarkan lagu-lagu anak dengan suara yang rendah juga sangat baik untuk dilakukan. Lebih baik lagi kalau lirik dari lagu tersebut sangat…sangat mudah dimengerti.

5. Membacakan buku cerita bergambar.

Cara berikutnya adalah dengan membacakan cerita singkat dari buku cerita anak bergambar. Tunjukkan gambar tokoh-tokoh yang ada dalam cerita (binatang, benda-benda, manusia). Kalau anak sudah bisa bicara meski sedikit, tanyakan kembali apa nama benda/hewan tersebut, warnanya apa, dan sebagainya.

6. Menonton TV acara anak.

Mengajak bayi nonton televisi tidak selamanya negatif. Bunda bisa mengajak dedek bayi nonton acara anak-anak. Pilihlah acara televisi anak yang banyak menampilkan gambar, sehingga bunda bisa menyebutkan nama-nama benda tersebut di hadapan si dedek. Misalnya, “Itu namanya ikan, itu kucing, itu mobil kecil di sampingnya ada mobil besar, itu bis yang panjang, itu kucing sedang bermain dengan ibunya, atau lainnya.

7. Banyak bicara sepanjang jalan.

Ketika dalam perjalanan, bunda bisa mengajak bicara si dedek dengan cara menceritakan atau menyebutkan benda-benda yang bunda temui, terutama yang menarik minat si bayi. Misalnya, tumbuhan, hewan, mobil, bangunan, dan sebagainya.

8. Bermain dengan anak yang lebih lancar bicaranya

Berikutnya, ajaklah si dedek bermain dengan anak lain (kakak, tetangga, sepupu) yang sudah lebih jelas bicaranya. Bermain bersama menggunakan boneka, kubus, balok, puzzle, Lego, gambar-gambar, buku bergambar, dan sebagainy.

Nah, itulah tips ampuh agar anak bisa cepat bicara. Dengan mempraktikkan cara ini setiap hari, dapat dipastikan bayi bunda lebih cepat bisa bicara atau setidaknya lebih terangsang kemampuan bicaranya.

Meski demikian, ada hal-hal yang perlu bunda perhatikan. Sekalipun bunda sangat ingin anak bunda cepat bisa bicara, namun bunda harus ingat:

1. Jangan memaksa anak berbicara.
2. Berilah pujian kalau anak mulai ada peningkatan bicaranya.
3. Jangan menyalahkan anak kalau ia salah mengucapkannya
4. Kalau anak sudah terlihat bosan, segeralah beralih atau ajak anak melakukan kegiatan lain.

Semoga tips ampuh anak bisa cepat bicara ini bermanfaat terutama bagi bunda yang sedang punya dedek bayi. Di atas semua itu, apapun hasilnya, kita serahkan kepada yang di atas. (dari berbagai sumber).